<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889</id><updated>2011-11-23T20:51:48.613+07:00</updated><category term='Winslow'/><category term='skm'/><category term='kesehatan masyarakat'/><category term='pbl'/><category term='luwuk'/><category term='untika luwuk'/><category term='mahasiswa fkm'/><category term='info kesehatan'/><category term='Teori germ'/><category term='Blum'/><category term='fkm'/><title type='text'>FKM  UNTIKA LUWUK</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-410796113662611178</id><published>2010-02-22T20:21:00.007+07:00</published><updated>2010-03-11T21:56:48.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='untika luwuk'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mahasiswa fkm'/><title type='text'>Mahasiswa FKM UNTIKA LUWUK sekarang</title><content type='html'>&lt;span style="line-height: 115%; font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Mahasiswa - mahasiswi di FKM Untika sekarang semakin banyak, saya ingat ketika saya masuk di Fakultas paling digemari ini tahun 2006 lalu dan saya melihat teman - teman tiga angkatan di atas saya rasanya sangat sedikit dibandingkan memasuki tahun ajaran baru - baru ini. Mungkin karena sosialisasi dari Pihak kampus sendiri yang begitu gencar mempromosikan Fakultas yang telah berdiri sekitar 5 tahun yang lalu ini dan telah meluluskan dua Angkatan di atas saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kurang tau pasti jumlah teman - teman satu angkatan setelah angkatan saya, namun dari penglihatan saya ternyata lumayan banyak juga, dan masih di dominasi oleh para hawa (perempuan.red). Dengan semakin banyaknya mahasiswa ini, ada beberapa hal yang membuat saya sedikit berpikir dengan keadaan kampus saya sekarang ini, Luas Ruangan yang kurang mencukupi dan Kurangnya Staf -staf FKM (ini hanya menurut pengamatan saya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun setiap ruangan di lengkapi dengan dua unit AC namun jika jumlah mahasiswa banyak otomatis suhu yang dikeluarkan tidak sesuai dengan suhu yang diperlukan. Nah, tahun lalu (2009) FKM menambah jumlah ruangan dengan membangun 3 Kelas Baru di depan Kampus FKM sekarang yang dulunya merupakan bangunan lama kantor kehutanan Kab. Banggai, hanya saja Mahasiswa FKM sekarang lebih suka menempati ruangan lama di Kampus FKM, mereka hanya mau pindah ke ruangan baru jika ruangan di kampus lama sudah penuh, mungkin karena ruangan baru suasananya sepi dan hanya terisi kursi dan perpustakaan saja atau karena suhu ruangan yang kurang memadai karena hanya dilengkapi tiga Kipas Angin. Hmm,,, mahasiswa Jaman Sekarang maunya yang enak - enak saja (hehehehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian masih kurangnya jumlah staf FKM baik staf pengajar maupun di bagian administrasinya. Beberapa kali saya ke bagian administrasi dan berurusan di situ tapi staf yang saya cari lagi berhalangan, tidak ada staf yang menggantikannya terpaksa dengan sedikit kecewa saya mesti balik ke kampus lagi esok harinya. FKM sekarang memang membutuhkan beberapa staf lagi sehingga semakin banyak mahasiswa FKM yang ingin berurusan dengan administrasi maka semakin sedikit waktu yang terbuang untuk menyelesaikan segala macam urusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama Fakultas Kesehatan Masyarakat yang berdiri di Kota Air Luwuk tercinta ini, maka semakin banyak pengembangan - pengembangan yang dilakukan oleh pihak Universitas umumnya dan Fakultas Khususnya dalam menambah dan memperbaiki kekurangan serta kesalahan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;BRAVO FKM UNTIKA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;KAMI SIAP MENGHARUMKAN NAMAMU DI DAERAH TERCINTA KAMI INI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-410796113662611178?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/410796113662611178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2010/02/mahasiswa-fkm-untika-luwuk-sekarang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/410796113662611178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/410796113662611178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2010/02/mahasiswa-fkm-untika-luwuk-sekarang.html' title='Mahasiswa FKM UNTIKA LUWUK sekarang'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-1873094842626783835</id><published>2009-07-23T11:32:00.001+07:00</published><updated>2009-07-23T11:32:43.124+07:00</updated><title type='text'>Republika Online - Bayi Lahir dengan Berat Rendah Masih Bisa Hidup Normal</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/64021/Bayi_Lahir_dengan_Berat_Rendah_Masih_Bisa_Hidup_Normal"&gt;Republika Online - Bayi Lahir dengan Berat Rendah Masih Bisa Hidup Normal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shared via &lt;a href="http://addthis.com"&gt;AddThis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-1873094842626783835?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/1873094842626783835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/07/republika-online-bayi-lahir-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1873094842626783835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1873094842626783835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/07/republika-online-bayi-lahir-dengan.html' title='Republika Online - Bayi Lahir dengan Berat Rendah Masih Bisa Hidup Normal'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-2602144441406768284</id><published>2009-07-11T13:11:00.004+07:00</published><updated>2009-07-11T15:10:15.339+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Winslow'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teori germ'/><title type='text'>MENGENAL LEBIH JAUH PROMOSI KESEHATAN (BAG. I)</title><content type='html'>Oleh : Abd. Fuad Helmi, SKM (PD III FKM Untika Luwuk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I. Latar Belakang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Promosi Kesehatan dan pendidikan kesehatan di Indonesia lebih dikenal dengan Penyuluhan Kesehatan. Penggunaannya sering berganti-ganti baik untuk pengertian yang sama maupun berbeda, dalam percakapan maupun dalam istilah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nomenklatur&lt;/span&gt; organisasi. Pada awalnya, dikenal HE (Helath Education), pendidikan kesehatan masyarakat, Penyuluhan Kesehatan Masyarakat (PKM).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Sehat dan kesehatan merupakan keadaan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Blum (1974) &lt;/span&gt;menyatakan, bahwa kesehatan sedikitnya dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keturunan, Pelayanan Kesehatan, Perilaku dan Lingkungan.&lt;/span&gt; Faktor perilaku dan lingkungan merupakan faktor dominan pengaruhnya terhadap pencapaian derajat kesehatan. Pendidikan dan Penyuluhan Kesehatan diperlukan untuk menanggulangi atau mengatasi masalah-masalah kesehatan yang banyak disebabkan oleh faktor perilaku dan lingkungan.&lt;br /&gt;  Perkembangan selanjutnya, faktor perilaku dan non perilaku akan mempengaruhi pencapaian kesejahteraan manusia. Faktor non perilaku inilah antara lain : Pendidikan, Perdamaian, Ekonomi, Perumahan, Perlindungan sosial, kemiskinan, pengangguran, kriminal, pangan, pendapatan, dll, yang merupakan prasyarat atau determinan yang ada diluar sektor kesehatan mempengaruhi derajat kesehatan individu dan masyarakat. Untuk mendukung menanggulangi masalah kesehatan dan determinan diluar kesehatan perlu upaya yang lebih luas dengan promosi kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II.  Konsep Sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pengertian sehat mengandung banyak muatan sosial, cultural/budaya, dan pengertian ilmiah professional. Dari sudut pandang kedokteran, sehat erat kaitannya dengan kesakitan dan penyakit. Seseorang disebut tidak sehat, apabila sedang menderita penyakit dan kesakitan, padahal pada kenyataannya tidak sesederhana itu. Sehat harus dilihat dari berbagai aspek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;III.  Determinan Kesehatan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kini makin disadari kesehatan dipengaruhi oleh determinan - determinan sosial dan lingkungan, fisik dan biologi. Determinan sosial yang mempengaruhi kesehatan antara lain :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kesenjangan sosial. Masyarakat dengan kelas sosial ekonomi rendah, biasanya sangat rentan dan beresiko terhadap penyakit, harapan hidup juga rendah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Stress. Stres merupakan keadaan psikologis/jiwa yang labil, kegagalan menanggulangi stress baik dalam kehidupan sehari - hari dirumah, lingkungan kerja akan mempengaruhi kesehatan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengucilan sosial. Kehidupan di pengasingan, perasaan terkucil akan menghasilkan perasaan tidak nyaman, tidak berharga, kehilangan harga diri, akan mempengaruhi kesehatan, fisik dan mental.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehidupan dini. Kesehatan masa dewasa ditentukan oleh kondisi kesehatan di awal kehidupan. Pertumbuhan fisik yang lambat, dukungan emosi kurang baik pada awal kehidupan akan memberikan dampak pada kesehatan fisik, mental dan kemampuan intelektual masa dewasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pekerjaan. Stress ditempat kerja meningkatkan resiko terhadap penyakit dan kematian. Syarat - syarat kesehatan di tempat kerja akan membantu meningkatkan derajat kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengangguran. Pekerjaan merupakan penopang biaya kehidupan, jaminan pekerjaan mantap akan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, bagi diri dan keluarganya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dukungan sosial. Hubungan sosial, persahabatan, kekerabatan yang baik dalam keluarga dan juga di tempat kerja&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyalahgunaan Napza. Pemakaian Napza merupakan faktor memperburuk kondisi kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan. Napza/Narkoba, Alcohol, Merokok akan memberikan dampak buruk terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pangan. Ketersediaan Pangan, pendayagunaan penghaasilan keluarga untuk pangan, cara makan berpengaruh terhadap kesehatan individu, keluarga dan masyarakat. Kekurangan gizi maupun kelebihan gizi berdampak terhadap kesehatan dan penyakit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Transportasi. Transportasi yang sehat, mengurangi waktu mengendarai, meningkatkan aktivitas fisik yang memadai akan baik bagi kebugaran dan kesehatan, mengurangi waktu tempat dalam kendaraan akan mengurangi polusi pada manusia.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, globalisasi, revolusi komunikasi, peradaban manusia juga berkembang, kata determinan - determinan yang mempengaruhi kesehatan senantiasa berubah, misalnya : perang, perdagangan senjata seks bebas dan eksploitasi seks pada remaja, pengerahan tenaga kerja dll. Kesehatan masyarakat dan pelayan kesehatan dasar, Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) telah mengalami perkembangan sejak mulai dikenal sejak awal abad 19. Perkembangan IKM mengikuti perkembangan pola penyakit di masyarakat. Bersamaan dengan berembangnya IKM, berkembang pula konsep pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan.&lt;br /&gt;  IKM pada abad 19 difokuskan pada risiko - risiko kesehatan yang ditimbulkan udara, air dan makan serta penyakit - penyakit yang disebabkan oleh pengaruh buruk lingkungan. Pengetahuan tentang sebab musabab timbulnya penyakit masih terbatas. Penyakit dihubungkan dengan lingkungan buruk dan mistis. Abad 19 dan awal abad 20, mulai ditemukan bakteri, virus dan mikroorganisme sebagai penyebab penyakit.&lt;br /&gt;  Maka keluar dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;teori Germ (Germ Theory) sebagai penyebab penyakit&lt;/span&gt;. Ditemukan pula dasar Imunologi, mulai ditemukan vaksin dan obat antibiotika. Tahun 1920, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Winslow &lt;/span&gt;memberikan definisi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(pengertian) Ilmu Kesehatan Masyarakat&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Ilmu dan seni untuk mencegah penyakit, memperpanjang usia hidup dan meningkatkan kesehatan fisik melalui upaya - upaya masyarakat yang meliputi upaya kesehatan lingkungan, penanggulangan penyakit menular, pendidikan kesehatan pada individu tentang kebersihan perorangan, pengorganisasian pelayanan kedokteran dan keperawatan untuk diagnosis dan pengobatan dini, serta menggerakkan masyarakat agar setiap individu terjamin standar kesehatan yang layak dalam memelihara kesehatannya. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pengertian tersebut menekankan pada kesehatan lingkungan, pelayanan kedokteran, pencegahan dan penyadaran masyarakat dengan pendidikan kesehatan diarahkan agar individu dan kelompok mampu menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, melakukan imunisasi, maupun mengobati penyakitnya secara dini.&lt;br /&gt;  Pola penyakit pun telah berubah, terutama di dunia Barat pada paruh kedua abad 20. Terjadinya pergeseran pola penyakit yang disebabkan infeksi ke pola penyakit disebabkan oleh gaya hidup dan lingkungan yang buruk. Sehubungan dengan hal itu, terjadi pergeseran pada IKM, yang lebih memfokuskan pada pendidikan kesehatan untuk menghindari perilaku-perilaku beresiko seperti merokok, diet rendah serat, serta kedokteran, pencegahan seperti skrining dan deteksi dini penyakit.&lt;br /&gt;  Pendidikan kesehatan mendapat perhatian penting, karena semakin mandapat perhatian penting, karena semakin disadari akan faktor - faktor risiko terjadinya penyakit serta konsekuensi sosial, ekonomi yang ditimbulkan termasuk anggatan dan pengobatan. Tahun 1980-1990 an, tampak pendidikan kurang dapat menjawab tantangan perubahan perilaku. Karena itu perlu pendekatan lebih komprehensif mengubah perilaku dan pemanfaatan sumberdaya untuk kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IV.  PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PRIMARY HEALTH CARE)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ruang lingkup pelayanan kesehatan dasar, meliputi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="font-style: italic;"&gt;Acure Primary Care&lt;/li&gt;&lt;li style="font-style: italic;"&gt;Health Education&lt;/li&gt;&lt;li style="font-style: italic;"&gt;Health Promotion&lt;/li&gt;&lt;li style="font-style: italic;"&gt;Diseases Surveillance&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Monitoring&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;WHO menekankan seperangkat kegiatan minimal yang harus dilaksanakan dalam pelayanan kesehatan dasar, dan beberapa diantaranya sangat berkaitan dengan determinan kesehatan. Kegiatan - kegiatan itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pendidikan kesehatan untuk mengenal masalah kesehatan dan cara - cara untuk mencegah dan menanggulangi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peningkatan ketersediaan pangan dan gizi (Nutrisi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyediaan air bersih dan kebutuhan sanitasi dasar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk keluarga berencana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Imunisasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pencegahan dan penganggulangan penyakit endemi lokal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengobatan yang memadai untuk penyakit - penyakit umum dan kecelakaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyediaan Obat Esensial&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V.  PROMOSI KESEHATAN DAN PENDIDIKAN KESEHATAN&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;    Perkembangan kesehatan masyarakat, mengantarkan kita pada pemahaman mengapa ada promosi kesehatan dan perlunya promosi kesehatan. (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bersambung...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-2602144441406768284?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/2602144441406768284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/07/mengenal-lebih-jauh-promosi-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2602144441406768284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2602144441406768284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/07/mengenal-lebih-jauh-promosi-kesehatan.html' title='MENGENAL LEBIH JAUH PROMOSI KESEHATAN (BAG. I)'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-710726715525271877</id><published>2009-06-16T17:54:00.004+07:00</published><updated>2009-06-16T18:29:36.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='skm'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='untika luwuk'/><title type='text'>ALUMNI PERTAMA FKM UNTIKA</title><content type='html'>Bisa dikatakan wisuda yang diadakan Universitas Tompotika Luwuk tahun 2009 ini merupakan peristiwa bersejarah bagi kakak - kakak angkatan Pertama FKM Untika. Mengapa?? Karena  Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya para kakak- kakak angkatan pertama FKM Untika ini, dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan mendapatkan gelar SKM di belakang nama mereka. Sungguh suatu kebanggan dan salut kepada kakak- kakak alumni ini karena mereka mau bersabar, dan percaya bahwa FKM memang merupakan Fakultas yang bisa dibanggakan. Pada awalnya, tidak sedikit mantan mahasiswa (i) di FKM dulu yang keluar karena ketidak percayaan dan ketidak sabaran mereka untuk meneruskan kuliah di FKM ini. Mungkin setelah mereka melihat hasil perjuangan 43 kakak - kakak alumni sampai pada tanggal 28 Mei 2009, mereka akan sangat menyesal, dengan pilihan mereka dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut nama - nama 43 Alumni pertama FKM Untika Luwuk :&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;8.&lt;br /&gt;9.&lt;br /&gt;10.&lt;br /&gt;11.&lt;br /&gt;12.&lt;br /&gt;13.&lt;br /&gt;14.&lt;br /&gt;15.&lt;br /&gt;16.&lt;br /&gt;17.&lt;br /&gt;18.&lt;br /&gt;19.&lt;br /&gt;20.&lt;br /&gt;21.&lt;br /&gt;22.&lt;br /&gt;23.&lt;br /&gt;24.&lt;br /&gt;25.&lt;br /&gt;26.&lt;br /&gt;27.&lt;br /&gt;28.&lt;br /&gt;29.&lt;br /&gt;30.&lt;br /&gt;31.&lt;br /&gt;32.&lt;br /&gt;33.&lt;br /&gt;34.&lt;br /&gt;35.&lt;br /&gt;36.&lt;br /&gt;37.&lt;br /&gt;38.&lt;br /&gt;39.&lt;br /&gt;40.&lt;br /&gt;41.&lt;br /&gt;42.&lt;br /&gt;43.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat kepada 43 Mahasiswa sebagai Alumni pertama FKM Untika Luwuk, teruskan perjuangan saudara untuk menjadikan Kota Luwuk menjadi Kota yang Sehat. Doa kami selalu menyertai langkah kaki saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BRAVO FKM UNTIKA .....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-710726715525271877?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/710726715525271877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/06/alumni-pertama-fkm-untika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/710726715525271877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/710726715525271877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/06/alumni-pertama-fkm-untika.html' title='ALUMNI PERTAMA FKM UNTIKA'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-4592516941093118910</id><published>2009-04-04T11:41:00.005+07:00</published><updated>2009-06-17T09:40:24.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pbl'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fkm'/><title type='text'>Cerita PBL II</title><content type='html'>Seperti yang saya ceritakan pada postingan saya sebelumnya, bahwa kuliah di FKM Untika tidak selamanya belajar dalam suatu ruangan full ac, ada dosen, mahasiswa, dan Mata Kuliah. Setiap harinya di sibukkan dengan kegiatan perkuliahan antara lain : Datang, Duduk, Dengar, Diam, Diskusi, Tugas dan Pulang. Namun, kuliah di Fakultas ini ada seni yang mengaturnya, ada satu hal yang amat menarik yang dapat membuat mahasiswa - mahasiswi yang kuliah di fakultas ini tidak dapat diragukan lagi kemampuannya. Mau tau ?? Ikuti saya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir sebagian besar teman - teman, tetangga atau orang - orang yang mengenal saya masih asing mendengar Fakultas Kesehatan Masyarakat ini, mereka masih bingung dan sering bertanya - tanya tentang Fakultas yang baru di dirikan sejak tahun 2005 (Ijin Penyelenggaraan Dikti tanggal 2 Maret 2005) ini. Masih banyak yang menganggap bahwa Fakultas Kesmas ini sama dengan Fakultas Kedokteran, ada juga yang mengatakan bahwa Fak. Kesmas itu sama dengan Akademi Keperawatan. Namun setelah di perjelas bahwa Fak. Kesehatan Masyarakat itu lebih ditekankan pada dua aspek yaitu Preventif (Pencegahan) dan Promotif (Promosi Kesehatan) dengan penjelasan tersebut teman - teman saya pun bisa mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di Fakultas Kesehatan Masyarakat ini kita dilatih untuk menjadi seorang perencana yang terampil, cepat, tepat dan tegas dalam melaksanakan suatu program agar nantinya ketika kita bekerja di masyarakat kita tidak akan mengalami hambatan - hambatan yang dapat mengakibatkan timbulnya masalah - masalah kesehatan baru di masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, tentunya harus melalui suatu proses. Proses menuju keberhasilan ini di bagi menjadi dua yaitu : Proses Learning Indoor and Proses Learning Outdoor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Learning Indoor yaitu suatu proses belajar di dalam ruangan (Theory Sistem)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       Proses ini boleh dibilang agak membosankan, karena hanya dihadapkan dengan teori - teori, tugas dan Ujian. Namun proses ini harus diikuti oleh karena ini sudah merupakan kewajiban dan ketentuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Proses Learnig Outdoor yaitu Proses belajar di luar ruangan yang kita dapatkan di PBL (I-III)&lt;br /&gt;Proses ini yang tadi saya maksudkan, proses belajar yang mengandung seni sekaligus ilmu. Salah satu Ilmuwan mengatakan bahwa, Ilmu yang dipelajari dengan seni lebih bermakna dibandingkan dengan ilmu yang dipelajari dengan logika. Seni itu bagian dari Logika, namun logika bukanlah termasuk ilmu seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kegiatan PBL II ini kita bisa mendapatkan keduanya yaitu ilmu dan seni. Kegiatan Lanjutan PBL I yang sangat erat kaitannya ini, memberikan kita suatu pengalaman yang melahirkan beberapa kemampuan sekaligus dalam waktu yang singkat.  Kita juga diberikan kesempatan untuk mandiri, baik dari segi Pribadi, maupun kelompok, karena masing - masing dari kita diberikan tanggung jawab untuk melaksanakan beberapa program. Mau tidak mau kita harus menyelesaikannya, nah disini kita dituntut untuk belajar, bukan hanya melulu baca, menghafal dan lain - lain namun kita di tuntut untuk bisa dan mampu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat, sehingga kita mengetahui apa sebenarnya keinginan mereka. Masyarakat itu sebenarnya tidak bodoh, tetapi mereka hanya tidak tahu, apa yang seharusnya mereka lakukan dalam mencari pengobatan, mencegah penyakit dan lain - lain untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka. Kita mahasiswa FKM yang sudah dapat dipastikan bisa berbaur dengan masyarakat, harus mengerti apa yang mereka mau, mengarahkan pemahaman mereka dari negatif menjadi lebih positif sehingga mereka menjadi tahu, mau dan mampu dalam proses peningkatan derajat kesehatan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBL II merupakan kegiatan Intervensi Program,  masing - masing kelompok PBL mempunyai beberapa program yang sudah disepakati bersama dengan masyarakat desa sesuai dengan Identifikasi masalah yang dilakukan pada kegiatan PBL I sebelumnya. Program Intervensi ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu Intervensi Fisik dan Intervensi Non fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intervensi Fisik misalnya dalam Pembuatan Jamban, SPAL atau TPS.&lt;br /&gt;Intervensi Non Fisik, berupa Penyuluhan - penyuluhan misalnya. Penyuluhan PHBS, Imunisasi dan lain-lain.&lt;br /&gt;Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, bahwa masing - masing dari pemegang program tersebut diberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan programnya dengan Cepat dan Tepat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-4592516941093118910?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/4592516941093118910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/04/cerita-pbl-ii.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/4592516941093118910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/4592516941093118910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2009/04/cerita-pbl-ii.html' title='Cerita PBL II'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-1739119147515495737</id><published>2008-10-15T19:30:00.007+07:00</published><updated>2008-10-16T18:17:07.399+07:00</updated><title type='text'>Cerita dari Kegiatan PBL I FKM UNTIKA - Bagian I</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PBL I memang kegiatan pembelajaran yang mengasyikan sekaligus menjadikan pengalaman yang tidak akan terlupakan oleh kami mahasiswa FKM Untika semester 4. Memang benar apa kata dosen-dosen kami, bahwa kegiatan PBL I ini merupakan kegiatan yang agak berat dilakukan (ket. lebih lengkap dapat di baca di posting sebelumnya). Namun, syukur alhamdulillah kami bisa menyelesaikannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada PBL I kali ini, kami di bagi menjadi 10 (sepuluh) Kelompok dimana masing-masing kelompok terdiri dari 11-12 mahasiswa. Kami di tempatkan di sepuluh desa yang ada di Kecamatan Lamala Kabupaten Banggai, perjalanannya kurang lebih 2 jam dari Kota Luwuk dengan menggunakan kendaraan pastinya (ga mungkinlah jalan kaki, hehehe). Desa- desa tersebut antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok 1 =  Desa Poro'an&lt;br /&gt;Kelompok 2 =  Desa Labotan&lt;br /&gt;Kelompok 3 =  Desa Baru&lt;br /&gt;Kelompok 4 =  Desa Nipa&lt;br /&gt;Kelompok 5 =  Desa Lomba&lt;br /&gt;Kelompok 6 =  Desa Sirom&lt;br /&gt;Kelompok 7 =  Desa Tinonda&lt;br /&gt;Kelompok 8 =  Desa Bonebakal&lt;br /&gt;Kelompok 9 =  Desa Baruga&lt;br /&gt;Kelompok 10= Desa Kagitakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita- cerita dan pengalaman-pengalaman seru selama PBL I  pun bermacam-macam, mulai dari mahasiswa yang saling cinlok (cinta lokasi), ada juga yang ketinggalan kapal waktu jalan-jalan di pulau, ada jg yang mengalami hal-hal mistik (aneh-aneh aja hehehe...), dan masih banyak lagi. Tetapi walaupun banyak kegiatan aneh selain PBL yang kami lakukan di desa, kami juga sangat serius ketika melakukan pendataan, pengolahan, penentuan prioritas, analisis sampai menyusun rencana intervensi (kegiatannya PBL I gituh..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya kami sangat senang bisa mendapatkan banyak pengalaman yang dapat membuat kami mampu untuk melakukan suatu perubahan ke arah yang lebih maju lagi. Seperti kata pepatah "pengalaman adalah guru yang terbaik", dan maka dari itu kami merasa bangga kuliah di FKM UNTIKA Luwuk yang bisa memberikan kami pengalaman-pengalaman terhebat itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-1739119147515495737?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/1739119147515495737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/10/cerita-dari-kegiatan-pbl-i-fkm-untika.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1739119147515495737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1739119147515495737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/10/cerita-dari-kegiatan-pbl-i-fkm-untika.html' title='Cerita dari Kegiatan PBL I FKM UNTIKA - Bagian I'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-987571904028028192</id><published>2008-10-15T18:38:00.005+07:00</published><updated>2008-10-16T18:57:03.232+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pbl'/><title type='text'>PENGALAMAN BELAJAR LAPANGAN (PBL)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) merupakan program mata kuliah, yang wajib dan harus di ikuti oleh setiap mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kegiatan PBL ini dimaksudkan untuk melatih mahasiswa agar mendapatkan kemampuan profesional kesehatan masyarakat, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menerapkan diagnosis kesehatan, merumuskan &amp;amp; menyusun prioritas masalah Kesmas,&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengembangkan program pengenalan masalah Kesmas yang bersifat promotif &amp;amp; preventif,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat bertindak sebagai manajer madya (pelaksana, pengelola, pendidik, &amp;amp; penilai)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan pendekatan masyarakat,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bekerja multidisipliner.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    Untuk mendukung peranan ini diperlukan pengetahuan yang mendalam tentang masyarakat. Pengetahuan ini antara lain mencakup kebutuhan dan permintaan, sumber daya yang biasa di manfaatkan, angka-angka kependudukan dan cakupan program, serta bentuk-bentuk kerjasama yang bisa digalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kegiatan pendidikan keprofesian ini, yang sebagian besar berbentuk Pengalaman Belajar Lapangan, bertujuan untuk :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menumbuhkan &amp;amp; mengembangkan kemampuan profesi Kesmas yang berorientasikan kesehatan Bangsa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan kemampuan dasar Keprofesian dalam pengembangan dan kebijakan kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menumbuhkan &amp;amp; mengembangkan kemampuan mendekati problematic Kesmas secara holistic.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan kemampuan profesi Kesmas, menangani permasalahan Khusus Kesmas&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, maka FKM UNTIKA mempunyai orientasi untuk melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"problem solving" atau pemecahan masalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dalam masyarakat. Proses problem solving tersebut mempunyai tahap-tahap sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Analisis situasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penentuan Masalah&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Prioritas Masalah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penentuan cara pemecahan masalah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penentuan Prioritas pemecahan masalah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat dan melaksanakan program pemecahan masalah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Evaluasi pelaksanaan program&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat perbaikan dan alternatif program&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    Karena PBL FKM UNTIKA Luwuk terdiri atas PBL I, II, III maka proses tahapan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Problem Solving (pemecahan masalah) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;di distribusikan dalam ketiga PBL tersebut. Mahasiswa yang telah menyelesaikan PBL nya berarti telah melakukan aktifitas dalam proses problem solving.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Skema PBL FKM UNTIKA Luwuk menurut proses&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; problem solving  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;PBL I      --&gt;    Analisis situasi dan mengidentifikasi masalah, Membuat Prioritas Masalah, dan Membuat Program Intervensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PBL II   --&gt;    Melaksanakan Program intervensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PBL III --&gt;    Evaluasi Program, dan membuat alternatif program&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Adapun tujuan Kegiatan PBL Mahasiswa tersebut yaitu :&lt;br /&gt;1. PBL I (Semester IV), Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengenal dan memahami struktur masyarakat serta organisasinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengenal kharakteristik serta norma-norma dalam masyarakat &amp;amp; lingkungannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bekerja sama secara Tim dalam kelompok kegiatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat mengidentifikasi masalah hasil pengumpulan data base dan sekunder.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersama-sama dengan masyarakat menentukan masalah kesehatan setempat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat Laporan PBL I, untuk melakukan prioritas masalah pada PBL II.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengenal fungsi dan tugas upaya pelayanan kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengenal dan memahami institusi lain dan organisasi yang terkait dengan bidang kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersama dengan masyarakat membuat prioritas masalah yang berhubungan dengan status kesehatan, berdasarkan hasil pengumpulan data base &amp;amp; data sekunder.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersama-sama dengan masyarakat membuat prioritas program dan perencanaan untuk menyelesaikan masalah yang diprioritaskan, lalu diseminarkan di lokasi masing-masing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempersiapkan pelaksanaan program yang dipilih pada PBL berikutnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat laporan PBL I&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2.  PBL II (Semester V), Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Melaksanakan program yang dibuat berdasarkan prioritas program yang dipilih bersama dengan masyarakat berdasarkan data yang dikumpulkan (primer dan sekunder)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rencana program ini dapat berupa program intervensi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengaktifkan peran serta masyarakat dalam kegiatan tertentu yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat alat ukur untuk evaluasi program.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membuat Laporan PBL II.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hasil kegiatan diseminarkan di lokasi PBL  yang dihadiri oleh masyarakat dan aparat setempat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;3.  PBL III (Semester VI), Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Melaksanakan evaluasi bersama dengan masyarakat terhadap kegiatan intervensi yang telah dilaksanakan pada PBL II.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyiapkan Alternatif perbaikan program pada kondisi akhir bila program yang dibuat tidak mengenai sasaran yang diharapkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat laporan PBL III&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hasil kegiatan diseminarkan di Lokasi PBL yang dihadiri oleh masyarakat dan aparat setempat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kegiatan-kegiatan PBL yang dilakukan di lapangan antara lain :&lt;br /&gt;1.  PBL I&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Melakukan pertemuan dengan aparat pemerintah setempat; Camat, Kepala Desa, Ketua RT, RW serta Tokoh organisasi, tokoh adat dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan diskusi mengenai : Norma &amp;amp; adat kebiasaan, Kebiasaan masyarakat dalam bidang kesehatan, perilaku sehat, kesehatan lingkungan, keluarga berencana dsb, Harapan yang diinginkan oleh masyarakat dalam peningkatan tingkat kesehatannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengumpulkan data dasar dan data sekunder yang diambil dari masyarakat, Kantor Desa, Kecamatan, Diknas, Pertanian, BKKBN, Agama dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan data yang dikumpulkan bersama dengan masyarakat, melihat permasalahan kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersama dengan masyarakat menentukan masalah kesehatan yang ingin diatasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat Laporan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersama dengan masyarakat menentukan jenis program yang akan dilaksanakan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggali sumber daya dari masyarakat dan dari instansi untuk melaksanakan program tersebut, seperti; Sumber  dana, sumber daya manusia, bahan-bahan dan material.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat jadwal pelaksanaan program (Gant Chart)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat Laporan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan seminar hasil kegiatan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2.  PBL II&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Melakukan pertemuan dengan masyarakat dan instansi terkait untuk melaksanakan program.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Membuat, menyepakati satuan tugas dalam melaksanakan program (Pekerja, Pengawas dan Koordinator)&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Melaksanakan program sesuai dengan jadwal dan satuan tugas yang telah dibuat.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Bersama dengan masyarakat menentukan alat ukur keberhasilan program.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Mengusahakan masyarakat dan instansi terkait tetap memberi partisipasinya dalam melaksanakan program yang dibuat.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Membuat laporan PBL II&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: left;"&gt;Melakukan seminar hasil kegiatan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;3.  PBL III&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Melakukan pertemuan dengan masyarakat dan instansi terkait.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melaksanakan diskusi tentang hambatan-hambatan, kemajuan dan hasil program yang dicapai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan penilaian keberhasilan program dengan melakukan (Rapid survey, Penelitian dengan sampel selektif, dan Mini Survey)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersama dengan masyarakat, mendiskusikan hasil yang dicapai dan menentukan keberhasilan program.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat kegiatan tambahan untuk memperbaiki jalannya program.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat laporan PBL III&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan seminar Kegiatan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Jenis-jenis program yang dapat dilakukan :&lt;br /&gt;1.  Bidang Kesehatan Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pembuatan Jamban&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembuatan SPAL&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penjernihan Air&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2.  Bidang Pelayanan Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pembuatan Pos Pelayanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Posyandu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pos Keluarga Berencana&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelatihan Kader Gizi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelatihan Kader KB&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;3.  Bidang Perilaku&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Melakukan metode ceramah dalam berbagai bidang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan metode demonstrasi dalam bebagai bidang kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-987571904028028192?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/987571904028028192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/10/pengalaman-belajar-lapangan-pbl.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/987571904028028192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/987571904028028192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/10/pengalaman-belajar-lapangan-pbl.html' title='PENGALAMAN BELAJAR LAPANGAN (PBL)'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-2932917912985336047</id><published>2008-09-30T11:45:00.002+07:00</published><updated>2008-09-30T11:50:25.957+07:00</updated><title type='text'>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI</title><content type='html'>&lt;p  style="text-align: center;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Orang yang paling mulia adalah orang yang mau memaafkan kesalahan orang lain&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bersihkan diri, sucikan hati Di hari yang Fitri ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seluruh Mahasiswa &amp;amp; Mahasiswi FKM Untika Luwuk mengucapkan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Syawal 1429 H&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Mohon Maaf Lahir dan Batin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-2932917912985336047?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/2932917912985336047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/09/selamat-hari-raya-idul-fitri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2932917912985336047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2932917912985336047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/09/selamat-hari-raya-idul-fitri.html' title='SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-4125447873788249878</id><published>2008-08-08T19:28:00.003+07:00</published><updated>2008-08-09T21:59:27.316+07:00</updated><title type='text'>DEKAN BARU FKM UNTIKA LUWUK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;SELAMAT ATAS TERPILIHNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBU HERAWATI S.Pd, M.Kes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAGAI DEKAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;UNIVERSITAS TOMPOTIKA LUWUK&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;PERIODE 2008-2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-4125447873788249878?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/4125447873788249878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/08/dekan-baru-fkm-untika-luwuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/4125447873788249878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/4125447873788249878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/08/dekan-baru-fkm-untika-luwuk.html' title='DEKAN BARU FKM UNTIKA LUWUK'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-5598457073952562566</id><published>2008-07-15T22:46:00.001+07:00</published><updated>2008-07-15T22:49:11.378+07:00</updated><title type='text'>PUBLIC HEALTH</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Public health is&lt;/span&gt; the study and practice of managing threats to the health of a community. The field pays special attention to the social context of disease and health, and focuses on improving health through society-wide measures like vaccinations, the fluoridation of drinking water, or through policies like seatbelt and non-smoking laws.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The goal of public health is to improve lives through the prevention and treatment of disease. The United Nations' World Health Organization defines health as "a state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of disease or infirmity." In 1920, C.E.A. Winslow defined public health as "the science and art of preventing disease, prolonging life and promoting health through the organized efforts and informed choices of society, organizations, public and private, communities and individuals."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The public-health approach can be applied to a population of just a handful of people or to the whole human population. Public health is typically divided into epidemiology, biostatistics and health services. Environmental, social, behavioral, and occupational health are also important subfields.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Objectives&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The focus of a public health intervention is to prevent rather than treat a disease through surveillance of cases and the promotion of healthy behaviors. In addition to these activities, in many cases treating a disease can be vital to preventing its spread to others, such as during an outbreak of infectious disease or contamination of food or water supplies. Vaccination programs and distribution of condoms are examples of public health measures.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Most countries have their own government public health agencies, sometimes known as ministries of health, to respond to domestic health issues. In the United States, the frontline of public health initiatives are state and local health departments. The United States Public Health Service (PHS), led by the Surgeon General of the United States, and the Centers for Disease Control and Prevention, headquartered in Atlanta and a part of the PHS, are involved with several international health activities, in addition to their national duties.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a vast discrepancy in access to healthcare and public health intiatives between developed nations and developing nations. In the developing world, public health infrastructures are still forming. There may not be enough trained health workers or monetary resources to provide even a basic level of medical care and disease prevention. As a result, a large majority of disease and mortality in the developing world results from and contributes to extreme poverty. For example, many African governments spend less than USD$10 per person per year on healthcare, while, in the United States, the federal government spent approximately USD$4,500 per capita in 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many diseases are preventable through simple, non-medical methods. For example, research has shown that the simple act of hand washing can prevent many contagious diseases.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Public health plays an important role in disease prevention efforts in both the developing world and in developed countries, through local health systems and through international non-governmental organizations, like the International Public Health Forum (IPHF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The two major postgraduate professional degrees related to this field are the Master of Public Health (MPH) or the (much rarer) Doctor of Public Health (DrPH). Many public health researchers hold PhDs in their fields of speciality, while some public health programs confer the equivalent Doctor of Science degree instead. The United States medical residency specialty is General Preventive Medicine and Public Health&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;History of public health&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In some ways, public health is a modern concept, although it has roots in antiquity. From the beginnings of human civilization, it was recognized that polluted water and lack of proper waste disposal spread communicable diseases (theory of miasma). Early religions attempted to regulate behavior that specifically related to health, from types of food eaten, to regulating certain indulgent behaviors, such as drinking alcohol or sexual relations. The establishment of governments placed responsibility on leaders to develop public health policies and programs in order to gain some understanding of the causes of disease and thus ensure social stability prosperity, and maintain order.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Early public health interventions&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Roman times, it was well understood that proper diversion of human waste was a necessary tenet of public health in urban areas. The Chinese developed the practice of variolation following a smallpox epidemic around 1000 BC. An individual without the disease could gain some measure of immunity against it by inhaling the dried crusts that formed around lesions of infected individuals. Also, children were protected by inoculating a scratch on their forearms with the pus from a lesion. This practice was not documented in the West until the early-1700s, and was used on a very limited basis. The practice of vaccination did not become prevalent until the 1820s, following the work of Edward Jenner to treat smallpox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;During the 14th century Black Death in Europe, it was believed that removing bodies of the dead would further prevent the spread of the bacterial infection. This did little to stem the plague, however, which was most likely spread by rodent-borne fleas. Burning parts of cities resulted in much greater benefit, since it destroyed the rodent infestations. The development of quarantine in the medieval period helped mitigate the effects of other infectious diseases. However, according to Michel Foucault, the plague model of governmentality was later controverted by the cholera model. A Cholera pandemic devastated Europe between 1829 and 1851, and was first fought by the use of what Foucault called "social medicine", which focused on flux, circulation of air, location of cemeteries, etc. All those concerns, born of the miasma theory of disease, were mixed with urbanistic concerns for the management of populations, which Foucault designated as the concept of "biopower". The German conceptualized this in the Polizeiwissenschaft ("Science of police").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The science of epidemiology was founded by John Snow's identification of a polluted public water well as the source of an 1854 cholera outbreak in London. Dr. Snow believed in the germ theory of disease as opposed to the prevailing miasma theory. Although miasma theory correctly teaches that disease is a result of poor sanitation, it was based upon the prevailing theory of spontaneous generation. Germ theory developed slowly: despite Anton van Leeuwenhoek's observations of Microorganisms, (which are now known to cause many of the most common infectious diseases) in the year 1680, the modern era of public health did not begin until the 1880s, with Robert Koch's germ theory and Louis Pasteur's production of artificial vaccines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Other public health interventions include latrinization, the building of sewers, the regular collection of garbage followed by incineration or disposal in a landfill, providing clean water and draining standing water to prevent the breeding of mosquitos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Modern public health&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As the prevalence of infectious diseases in the developed world decreased through the 20th century, public health began to put more focus on chronic diseases such as cancer and heart disease. An emphasis on physical exercise was reintroduced.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In America, public health worker Dr. Sara Josephine Baker lowered the infant mortality rate using preventative methods. She established many programs to help the poor in New York City keep their infants healthy. Dr. Baker led teams of nurses into the crowded neighborhoods of Hell's Kitchen and taught mothers how to dress, feed, and bathe their babies. After World War I many states and countries followed her example in order to lower infant mortality rates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;During the 20th century, the dramatic increase in average life span is widely credited to public health achievements, such as vaccination programs and control of infectious diseases, effective safety policies such as motor-vehicle and occupational safety, improved family planning, fluoridation of drinking water, anti-smoking measures, and programs designed to decrease chronic disease.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meanwhile, the developing world remained plagued by largely preventable infectious diseases, exacerbated by malnutrition and poverty. Front-page headlines continue to present society with public health issues on a daily basis: emerging infectious diseases such as SARS, making its way from China to Canada and the United States; prescription drug benefits under public programs such as Medicare; the increase of HIV-AIDS among young heterosexual women and its spread in South Africa; the increase of childhood obesity and the concomitant increase in type II diabetes among children; the impact of adolescent pregnancy; and the ongoing social, economic and health disasters related to the 2005 Tsunami and Hurricane Katrina in 2006. These are all ongoing public health challenges.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since the 1980s, the growing field of population health has broadened the focus of public health from individual behaviors and risk factors to population-level issues such as inequality, poverty, and education. Modern public health is often concerned with addressing determinants of health across a population, rather than advocating for individual behaviour change. There is a recognition that our health is affected by many factors including where we live, genetics, our income, our educational status and our social relationships - these are known as "social determinants of health." A social gradient in health runs through society, with those that are poorest generally suffering the worst health. However even those in the middle classes will generally have worse health outcomes than those of a higher social stratum (WHO, 2003). The new public health seeks to address these health inequalities by advocating for population-based policies that improve the health of the whole population in an equitable fashion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The burden of treating conditions caused by unemployment, poverty, unfit housing and environmental pollution have been calculated to account for between 16-22% of the clinical budget of the British National Health Service. [2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UK Public health functions include:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Health surveillance, monitoring and analysis&lt;br /&gt;    * Investigation of disease outbreaks, epidemics and risk to health&lt;br /&gt;    * Establishing, designing and managing health promotion and disease prevention programmes&lt;br /&gt;    * Enabling and empowering communities to promote health and reduce inequalities&lt;br /&gt;    * Creating and sustaining cross-Government and intersectoral partnerships to improve health and reduce inequalities&lt;br /&gt;    * Ensuring compliance with regulations and laws to protect and promote health&lt;br /&gt;    * Developing and maintaining a well-educated and trained, multi-disciplinary public health workforce&lt;br /&gt;    * Ensuring the effective performance of NHS services to meet goals in improving health, preventing disease and reducing inequalities&lt;br /&gt;    * Research, development, evaluation and innovation&lt;br /&gt;    * Quality assuring the public health function&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Public health programs&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Today, most governments recognize the importance of public health programs in reducing the incidence of disease, disability, and the effects of aging, although public health generally receives significantly less government funding compared with medicine. In recent years, public health programs providing vaccinations have made incredible strides in promoting health, including the eradication of smallpox, a disease that plagued humanity for thousands of years.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One of the most important public health issues facing the world currently is HIV/AIDS. Tuberculosis, which claimed the lives of authors Franz Kafka and Charlotte Brontë, and composer Franz Schubert, among others, is also reemerging as a major concern due to the rise of HIV/AIDS-related infections and the development of tuberculin strains that are resistant to standard antibiotics.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another major public health concern is diabetes. In 2006, according to the World Health Organization, at least 171 million people worldwide suffered from diabetes. Its incidence is increasing rapidly, and it is estimated that by the year 2030, this number will double.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A controversial aspect of public health is the control of smoking. Many nations have implemented major initiatives to cut smoking, such as increased taxation and bans on smoking in some or all public places. Proponents argue by presenting evidence that smoking is one of the major killers in all developed countries, and that therefore governments have a duty to reduce the death rate, both through limiting passive (second-hand) smoking and by providing fewer opportunities for smokers to smoke. Opponents say that this undermines individual freedom and personal responsibility (often using the phrase nanny state in the UK), and worry that the state may be emboldened to remove more and more choice in the name of better population health overall. However, proponents counter that inflicting disease on other people via passive smoking is not a human right, and in fact smokers are still free to smoke in their own homes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Public Hygiene&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Public hygiene includes public behaviors individuals can take to improve their personal health and wellness. Topics include public transportation, food preparation and public washroom use. These are steps individuals can take themselves. Examples would include avoiding crowded subways during the flu season, using gloves when touching the handrails and opening doors in public malls as well as going to clean restaurants.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Economics of public health&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The application of economics to the realm of public health has been rising in importance since the 1980s. Economic studies can show, for example, where limited public resources might best be spent to save lives or cause the greatest increase in quality of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Research&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Public health investigates sources of disease and descriptors of health through scientific methodology. This can lead to a public health solution to an epidemic, or a community based intervention for chronic diseases. Either way, research can provide the link between cause and effect for public health issues.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Community based participatory research"&lt;br /&gt;In contrast to clinical, patient oriented, or literature review research, community based participatory research (CBPR) investigates community-based etiology, involves community leaders, and overall respects the forces under which the community and its participants preside toward promoting and sustaining public health matters. As described by the WK Kellogg Foundation Community Health Scholars Program, CBPR is a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    'collaborative approach to research that equitably involves all partners in the research process and recognizes the unique strengths that each brings. CBPR begins with a research topic of importance to the community, has the aim of combining knowledge with action and achieving social change to improve health outcomes and eliminate health disparities.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CBPR methods have been necessary for implementation of certain public health actions. This have been difficult to accomplish because communities in poorer, less well developed areas often distrust researchers and scientists from "outside.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Education and training&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schools of public health offer a variety of degrees which generally fall into two categories: professional or academic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professional degrees are oriented towards practice in public health settings. The Master of Public Health (MPH), Doctor of Public Health (DrPH), and Master of Healthcare Administration (MHA) are examples of degrees which are geared towards people who want careers as practitioners of public health in health departments, managed care organizations, community-based organizations, hospitals, consulting firms, international agencies, state and federal agencies, among others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Academic degrees are more oriented toward students wishing to seek a career in teaching at a college or university or conducting research at a university or other settings. Examples of academic degrees are the Master of Science (MS), Doctor of Philosophy (PhD), and Doctor of Science (ScD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Association of Schools of Public Health (ASPH) represents CEPH-accredited schools of public health in the United States, Puerto Rico, and Mexico. ASPH-member schools prepare people to become public health professionals. In addition to representing its member schools, ASPH provides: education and training for students and graduates of its member schools, a job search website PublicHealthJobs.net, funding opportunities, awards, Delta Omega (honorary society for graduate studies in public health), and publications such as Public Health Reports and the Friday Letter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Distance learning has increasingly become an attractive option for working professionals or people whose other life commitments prevent them from traveling to a physical location for classes. ASPH lists distance learning programs from its member schools.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-5598457073952562566?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/5598457073952562566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/07/public-health.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/5598457073952562566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/5598457073952562566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/07/public-health.html' title='PUBLIC HEALTH'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-6613135909493392669</id><published>2008-07-13T18:23:00.004+07:00</published><updated>2008-07-13T18:35:44.271+07:00</updated><title type='text'>BERITA DUKA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Inalillahi wa inailaihi roji'un.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah meninggal Dekan Fakultas Kesehatan masyarakat, dr. SYAMSIR NOER, pada hari Minggu pukul 10.27 Wita, di Rumah Sakit Umum Luwuk. Dan dikebumikan di Makassar, kota kelahirannya. Berangkat dari Kota Luwuk sekitar pukul 04.00 Wita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami keluarga Besar FKM UNTIKA turut berduka cita.Semoga amal ibadah beliau di terima di sisi Allah SWT.&lt;br /&gt;Amin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-6613135909493392669?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/6613135909493392669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/07/berita-duka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/6613135909493392669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/6613135909493392669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/07/berita-duka.html' title='BERITA DUKA'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-8057035992033343705</id><published>2008-06-22T10:19:00.000+07:00</published><updated>2008-06-22T10:36:10.957+07:00</updated><title type='text'>Pelayanan Rumah Sakit Perlu Dimaksimalkan</title><content type='html'>Pelayanan pihak rumah sakit kepada masyarakat, tetap harus menjadi perhatian utama. Meskipun instansi tersebut diberikan target Pendapatan Asli Daerah. Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai, Basri Sono, masalah target PAD memang harus menjadi perhatian, namun tidak menjadikan aspek pelayanan menjadi melemah. “PAD itu memang penting, namun bukan berarti aspek pelayanan kepada masyarakat tidak diperhatikan,” tutur Basri saat berbicang dengan sejumlah wartawan, di kantor DPRD beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Ketika disinggung soal kebersihan RSUD Luwuk, ia sempat menyentil soal hasil-hasil kunjungan lembaga DPRD ke sejumlah daerah beberapa waktu lalu. Katanya, memang, di beberapa daerah, masalah kebersihan rumah sakit menggunakan jasa pihak ketiga dalam hal ini perusahaan jasa bekersihan seperti cleaning service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di rumah sakit kita memang ada cleaning service, tapi apakah itu dari sebuah perusahaan jasa pelayanan kebersihan atau perorangan, belum tahu,” tuturnya. Yang jelas kata dia, bila mengunakan jasa pihak ketiga, masalah tanggung jawab kebersihan lebih maksimal, karena hal itu merupakan ukuran profesionalisme perusahaan penyedia jasa kebersihan.&lt;br /&gt;“Dari pada bayar pegawai untuk membersihkan, lebih untung menunakan pihak ketiga, biayanya sesuai kontrak yang dibuat, dan tanggung jawab pekerjaan juga bisa maksimal,” pungkasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-8057035992033343705?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/8057035992033343705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/06/pelayanan-rumah-sakit-perlu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/8057035992033343705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/8057035992033343705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/06/pelayanan-rumah-sakit-perlu.html' title='Pelayanan Rumah Sakit Perlu Dimaksimalkan'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-1791518630755012525</id><published>2008-05-26T12:30:00.000+07:00</published><updated>2008-05-26T12:31:47.383+07:00</updated><title type='text'>Peringatan Hari Bumi dengan Ajakan Penyelamatan Alam</title><content type='html'>Belasan aktivis lingkungan yang tergabung dalam "Kelompok Pencinta Alam (KPA) Kabupaten Banggai" di Sulawesi Tengah, hari Selasa menggelar aksi turun ke jalan dan berorasi memperingati Hari Bumi Sedunia, dengan mengajak semua pihak menyelamatkan alam. Dengan menenteng spanduk dan pamflet bertuliskan penyelamatan hutan dan air, para aktivis ini melakukan long march dengan berjalan kaki menyusuri sejumlah jalan protokol di kota Luwuk (ibukota Kabupaten Banggai), kemudian berkumpul di kawasan Tugu Adipura yang berada di tengah-tengah perlimaan jalan untuk berorasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini banyak pihak seolah tidak peduli dengan keberlangsungan alam. Penebangan kawasan hutan secara besar-besaran dengan dalih menarik investasi, meningkatkan pendapatan negara/daerah atau membuka lapangan kerja, serta karena dorongan memenuhi kebutuhan hidup, tidak pernah berhenti. Namun, ketika terjadi musibah akibat kerusakan alam, barulah mereka beramai-ramai mengeluarkan statemen tentang pentingnya penjagan kelestarian alam. Pada kesempatan itu, Aswat salah satu mahasiswa disalah satu fakultas di Universitas Tompotika mendesak Pemkab Banggai menghentikan proses konversi hutan untuk kepentingan perkebunan besar dan segera melakukan perbaikan atas kerusakan yang telah terjadi selama ini. Terkait dengan masih adanya pembalakan liar pada sejumlah kawasan hutan lindung di daerahnya, ia meminta jajaran pemerintah dan aparat penegak hukum setempat untuk bertindak tegas mengusut dan pemproses semua pelaku kejahatan lingkungan tersebut. Juga, lanjut dia, sudah saatnya diakhiri keterlibatan aparat dalam kegiatan perusakan kawasan hutan, serta menjauhkan diri bertindak represif terhadap rakyat yang menolak kegiatan eksploitasi hutan dengan berlindung dibalik perizinan resmi. "Mari kita membangun kebersamaan menyelamatkan alam ini yang tingkat kerusakannya sudah semakin parah, sehingga telah menimbulkan bencana di mana-mana," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menggelar orasi dan aksi bagi-bagi selebaran kepada para pengguna jalan berisi pentingnya menjaga lingkungan di kawasan Tugu Adipura, para aktivis KPA yang berasal dari Mapala Unismuh, Mapala Untika, KPA Iguana, KPA Sampah, KPA Kalpataru, dan KPA Pelangi juga menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di Rumah Sakit Umum/RSU Luwuk.  Aksi ini, menurut koordinator lapangan pengunjuk rasa, Mohammad Apriago, dimaksudkan untuk menggugah nurani karyawan dan pasien serta warga sekitar tentang pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan untuk menjaga kesehatan masyarakat.  &lt;br /&gt;Direktur RSU Luwuk, dr Syaiful Bachri, menyampaikan terima kasih atas peranserta aktivis KPA membersihkan rumah sakit terbesar di kota Luwuk ini. Namun sayangnya, bakti sosial sekaitan peringatan Hari Bumi yang berlangsung sekitar dua jam itu tanpa diikuti satupun karyawan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-1791518630755012525?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/1791518630755012525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/peringatan-hari-bumi-dengan-ajakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1791518630755012525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1791518630755012525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/peringatan-hari-bumi-dengan-ajakan.html' title='Peringatan Hari Bumi dengan Ajakan Penyelamatan Alam'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-17084655297359712</id><published>2008-05-26T12:18:00.002+07:00</published><updated>2008-05-26T12:21:07.209+07:00</updated><title type='text'>Faculty of Public Health  '06</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-42.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=1945555039038652226&amp;amp;site=widget-42.slide.com" style="width:400px;height:400px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:400px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=1945555039038652226&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-42.slide.com/p1/1945555039038652226/bb_t024_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=1945555039038652226&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-42.slide.com/p2/1945555039038652226/bb_t024_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;amp;at=un&amp;amp;amp;id=1945555039038652226&amp;amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-42.slide.com/m/1945555039038652226/bb_t024_v000_s0un_f00/images/xslide9_1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-17084655297359712?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/17084655297359712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/foto-foto-fkm-student-06.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/17084655297359712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/17084655297359712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/foto-foto-fkm-student-06.html' title='Faculty of Public Health  &apos;06'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-6728706553003827586</id><published>2008-05-10T16:57:00.001+07:00</published><updated>2008-05-20T06:27:30.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><title type='text'>Info kesehatan " Diet Picu Resiko Kanker Payudara dan Indung Telur "</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Satu penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki pola makan yang terdiri dari daging dan aneka produk hasil ternak, seperti susu, telur dan produk olahannya, dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sementara mereka yang banyak menerima asupan makanan yang tinggi seratnya, seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian, juga memperlihatkan resiko rendah terkena kanker indung telur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hasil penemuan tersebut dipublikasi dalam majalah kedokteran '&lt;a href="http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The International Journal of Cancer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;' yang mengaitkan antara peran pola makan bagi resiko terkena kanker pada kaum hawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Asupan dengan kandungan alkohol tinggi secara konsisten memiliki kaitan dengan resiko tinggi kanker, namun apabila dikaitkan dengan pola makan lainnya maka ditemukan sejumlah hasil yang dapat berbeda satu sama lainnya," kata&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Dr. Valeria Edefonti&lt;/span&gt; dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;University of Milan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari sejumlah penelitian dikatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi daging merah atau aneka produk olahan daging akan memiliki resiko tinggi terkena kanker payudara, namun penelitian lainnya menemukan sebaliknya tak ada kaitan antara daging merah dan aneka daging yang telah diproses dengan penyakit kanker.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lemak jenuh yang ditemukan sebagian besar pada makanan kandungan protein hewani dikatakan memiliki kaitan erat dengan kanker payudara namun disejumlah penelitian lainnya hasilnya bertentangan sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sementara sebagian peneliti lainnya menganjurkan pola makan yang merupakan kombinasi dari pertimbangan gizi dengan apa yang disukai masing-masing individu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam penelitiannya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Edefonti &lt;/span&gt;dan rekan rekannya mengkases ke pola makan 3.600 wanita yang menderita kanker payudara dan indung telur dan membandingkannya dengan 3.413 wanita yang sehat. Berdasarkan pada jawaban maka peneliti menemukan empat kelompok pola makan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kelompok satu kelompok penganut pola 'protein hewani', yaitu mengkonsumsi daging merah dalam jumlah banyak, lemak jenuh, zink, kalsium serta sejumlah tertentu makan bergizi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kelompok kedua adalah kelompok yang memilki pola makan kaya akan "vitamin dan serat", yang kaya akan vitamin C, beta carotene dan gizi lainnya yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kelompok dengan pola makan "&lt;a href="http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lemak tak jenuh&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;" yang berisi kandungan tinggi dari minyak sayur dan minyak ikan selain itu juga vitamin E. Sementara kelompok terakhir adalah kelompok dengan pola makan yang kandungan karbohidrat tinggi protein nabati dan sodfium.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari keseluruhannya peneliti menemukan kelompok yang mengkonsumsi atau memiliki pola makan kaya akan vitamin dan kaya akan serat adalah kelompok dengan resiko kanker indung telur yang paling rendah dibandingkan dengan kelompok dengan pola makan nya rendah vitamin dan rendah serat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kelompok wanita yang menganut pola makan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lemak tak jenuh&lt;/span&gt;" memiliki resiko paling rendah terhadap kanker payudara sementara yang mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi memiliki resiko terkena kedua jenis kanker tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam sarannya umumnya para dokter menyarankan agar kita mengurangi makan daging merah makanan mengandung lemak jenuh dan perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan, keluarga gandum dan padi-padian, serta mengkonsumsi lemak tak jenuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-6728706553003827586?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://young-broker.blogspot.com' title='Info kesehatan &quot; Diet Picu Resiko Kanker Payudara dan Indung Telur &quot;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/6728706553003827586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan-diet-picu-resiko-kanker.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/6728706553003827586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/6728706553003827586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan-diet-picu-resiko-kanker.html' title='Info kesehatan &quot; Diet Picu Resiko Kanker Payudara dan Indung Telur &quot;'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-3429281136908960505</id><published>2008-05-10T16:54:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:14:19.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><title type='text'>Info Kesehatan " Wanita Merokok, Waspadai Menopause Dini "</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perempuan yang merokok sangat mungkin untuk mulai memasuki masa &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; sebelum usia 45 tahun dan juga membuat mereka menghadapi resiko &lt;i&gt;osteoporosis&lt;/i&gt; dan serangan jantung, demikian laporan beberapa peneliti Norwegia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Di antara sebanyak 2.123 perempuan yang berusia 59 sampai 60 tahun, mereka yang saat ini merokok, 59% lebih mungkin mengalami &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini dibandingkan dengan perempuan yang tidak merokok," kata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dr. Thea F. Mikkelsen&lt;/span&gt; dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;University of Oslo&lt;/span&gt; dan rekannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagi perokok paling berat, resiko &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini hampir dua kali lipat. Namun, perempuan yang dulunya merokok, tapi berhenti setidaknya 10 tahun sebelum &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt;, pada dasarnya kurang mungkin untuk berhenti menstruasi dibandingkan dengan perokok sebelum usia 45 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada bukti bahwa merokok belakangan dalam kehidupan membuat seorang perempuan lebih mungkin untuk mengalami &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini, sedangkan perokok yang berhenti sebelum berusia setengah baya mungkin tak terpengaruh, kata Mikkelsen dan timnya di dalam jurnal Online, BMC Public Health.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mereka meneliti hubungan lebih lanjut dan menetapkan apakah menjadi perokok pasif juga mungkin mempengaruhi waktu &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt;. Para peneliti tersebut mendapati bahwa hampir 10% perempuan memasuki &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; sebelum usia 45 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebanyak 25% adalah perokok saat ini, 28,7% adalah mantan perokok dan 35,2% dilaporkan perokok pasif saat ini. Perokok saat ini adalah 59% lebih mungkin untuk memasuki &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt;&lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini hampir dua kali lebih umum di kalangan perempuan yang merokok paling banyak. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sebelum usia 45 tahun, sedangkan. Namun perempuan yang telah berhenti merokok setidaknya satu dasawarsa sebelum &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; adalah 87% lebih mungkin dibandingkan dengan rekan sebaya mereka yang saat ini merokok dan telah memasuki masa &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dibandingkan dengan perempuan yang menikah, para janda juga menghadapi peningkatan resiko &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini, seperti juga perempuan yang mengatakan kondisi kesehatan mereka buruk. Perempuan yang lebih berpendidikan kurang mungkin untuk memasuki &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini, tapi mereka juga kurang mungkin menjadi perokok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Keterlibatan pada kegiatan sosial juga mengurangi resiko &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini. Para peneliti tersebut tak menemukan hubungan antara konsumsi kopi atau alkohol atau perokok pasif dengan resiko &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Lebih cepat seorang perempuan berhenti merokok," kata Mikkelsen dan timnya, "Lebih banyak perlindungan yang ia dapatkan sehubungan dengan datangnya &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-3429281136908960505?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://young-broker.blogspot.com' title='Info Kesehatan &quot; Wanita Merokok, Waspadai Menopause Dini &quot;'/><link rel='enclosure' type='' href='http://riza-broker.blogspot.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/3429281136908960505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan-wanita-merokok-waspadai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/3429281136908960505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/3429281136908960505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan-wanita-merokok-waspadai.html' title='Info Kesehatan &quot; Wanita Merokok, Waspadai Menopause Dini &quot;'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-1481313669392743219</id><published>2008-05-10T16:50:00.001+07:00</published><updated>2008-05-13T17:21:55.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luwuk'/><title type='text'>Info Kesehatan " Kondom Perempuan "</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" &gt;Kondom perempuan?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="7" style=";font-size:100%;" &gt;Memang ada?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sejak kapan?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sama &lt;i style=""&gt;ngga&lt;/i&gt; bentuknya &lt;i style=""&gt;kayak &lt;/i&gt;kondom laki-laki?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Pake&lt;/i&gt;-nya &lt;i style=""&gt;gimana&lt;/i&gt;?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dijual bebas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;? Berderet pertanyaan yang diajukan saat kondom perempuan diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2007 yang lalu dalam Pertemuan Nasional HIV/AIDS ke-3 di Surabaya.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mulai dari yang &lt;i style=""&gt;ngaco&lt;/i&gt; sampai ilmiahnya.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kondom pere&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="6" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;mpuan sendiri mulai ditemukan pada tahun 1981 oleh dr. Lasse Hessel, dan diluncurkan pertama kali pada tahun 1992 oleh &lt;i style=""&gt;Female Health Company&lt;/i&gt; (FHC).&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kondom perempuan kini banyak dipakai di beberapa negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="6" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="10" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Sebenarnya apa dan bagaimana kondom perempuan tersebut?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mengapa kondom perempuan dibuat dan bagaimana sosialisasinya?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tulisan di bawah ini, berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut berdasarkan buku yang dikeluarkan oleh WHO dan UNAIDS &lt;i style=""&gt;”The Female Condom: A guide for planning and programming”&lt;/i&gt;.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Buku ini mempunyai tujuan untuk membantu para petugas yang bergerak dalam layanan kesehatan di masyarakat dalam mendisain, melaksanakan dan memonitor program yang berhubungan dengan kondom perempuan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Hal ini penting karena kondom perempuan merupakan metode kontrasepsi baru, penerimaan dari pembuat kebijakan, pelaksana, dan pengguna ditentukan dari cara pengenalannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="10" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Urusan kontrasepsi tidak selalu urusan perempuan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Laki-laki juga terlibat dalam urusan ini.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemakaian kondom salah satunya.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Namun, sejak tahun 1996-2004 ternyata tidak ada perubahan perilaku pemakaian kondom karena laki-laki cenderung menolak menggunakannya dengan alasan mengurangi kenikmatan hubungan seksual.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sistem patriarkal juga menyebabkan posisi tawar perempuan rendah untuk meminta pasangannya memakai kondom.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga, perempuan harus mengambil keputusan untuk melindungi dirinya. Kondom perempuan terbuat dari bahan polyurethane yang lebih kuat dibandingkan latex pada kondom laki-laki.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbentuk silinder tipis dan lembut dengan panjang 17 cm dengan diameter 6,5-7 cm.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kedua ujungnya berbentuk seperti cincin elastis, di satu sisi terbuka dan di sisi lainnya tertutup.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Polyurethane tidak berbau dan tidak menimbulkan alergi, menghantar panas sehingga hubungan seksual yang dilakukan dengan menggunakan kondom perempuan terasa lebih sensitif dan natural.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam hal ini, disain yang ada berfungsi merangsang klitoris dan penis sehingga gairah bisa dipertahankan menuju puncak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="10" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="10" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Cincin bagian dalam membuat kondom tetap pada tempatnya, dan cincin bagian luar menutup daerah sekitar vagina.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kondom perempuan dapat dipakai sebelum hubungan seksual sehingga tidak mengganggu kegiatan spontanitas seksual.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pelumas berbahan dasar minyak dan air dapat digunakan pada kondom perempuan ini, pemakaian pelumas dapat mengurangi suara yang timbul.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perlu dicatat bahwa pembelian kondom perempuan tidak membutuhkan resep &lt;i style=""&gt;alias &lt;/i&gt;dijual bebas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="11" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Kondom perempuan merupakan metode baru, pemakaian pertama kali mungkin agak sulit; karena berpelumas ada kemungkinan terlepas ketika memasukkan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemakaiannya memerlukan praktik yang terus menerus dan dengan penuh kesabaran sehingga pemakaian kondom akan semakin mudah dan menjadi lebih nyaman.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apakah kondom tersebut cocok atau tidak?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dianjurkan untuk mencobanya paling sedikit tiga kali sebelum mengambil keputusan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berikut adalah cara penggunaan kondom perempuan: (untuk lebih jelasnya lihat secara visual di &lt;a sabprocessed="1" target="_blank" href="http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com"&gt;cara pasang kondom perempuan&lt;/a&gt;) :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="4" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;buka bungkus kondom dengan hati-hati; sobek di bagian atas sebelah kanan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan menggunakan gunting atau pisau untuk membukanya;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;perhatikan kondom tersebut dan pastikan bahwa ada pelumasnya;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;bentuk cincin yang tertutup menjadi lonjong dan pipih atau berbentuk angka delapan dengan ibu jari dan jari telunjuk atau jari tengah;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;pilih posisi yang paling nyaman untuk memasukkannya – berjongkok, menaikkan sebelah kaki, duduk, atau berbaring;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;perlahan masukkan cincin yang sudah berbentuk lonjong tadi ke vagina.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rasakan cincin tersebut masuk dan arahkan ke mulut rahim; pastikan kondom tersebut tidak berputar.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;Cincin terluar harus tetap berada di luar vagina; kondom perempuan sudah siap untuk digunakan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="6" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;ketika anda siap untuk berhubungan seksual, arahkan penis pasangan anda ke cincin terluar – pastikan penis tidak masuk di samping kiri atau kanan cincin.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gunakan pelumas secukupnya sehingga kondom tetap pada tempatnya selama berhubungan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika kondom tertarik atau masuk ke dalam, berarti pelumas tidak cukup – tambahkan lagi di dalam kondom atau di penis;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="4" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;untuk mengeluarkan kondom, putar cincin terluar dan dengan lembut tarik kondom keluar.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lakukan hal ini sebelum berdiri; dan terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="4" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;bungkus kondom dengan pembungkusnya atau tisu/kertas, dan buang di tempat sampah.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan membuangnya di toilet.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="6" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;Kondom laki-laki dan kondom perempuan memiliki fungsi yang hampir sama, yaitu sebagai metode penghalang dan memberikan pencegahan ganda.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kondom perempuan sama panjang dengan kondom laki-laki, namun lebih lebar.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perbedaan-perbedaan antara kondom perempuan dan kondom laki-laki dapat dilihat pada tabel berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;table class="MsoTableGrid" style="border-collapse: collapse; font-family: georgia; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="border: medium none rgb(236, 233, 216); padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(230, 230, 230) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 246.35pt;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style="" lang="PT-BR"&gt;Kondom Laki-laki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="border: medium none rgb(236, 233, 216); padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(230, 230, 230) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 246.4pt;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style="" lang="PT-BR"&gt;Kondom Perempuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;Digulung pada penis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;Dimasukkan pada vagina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;Terbuat dari latex; beberapa dari polyurethan&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;e.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;Terbuat dari polyurethane.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;Sesuai/pas dengan penis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;Bebas di vagina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;Lubrikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 27pt; text-indent: -9pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=""&gt;·&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="IT" &gt;Dapat termasuk spermisida&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 27pt; text-indent: -9pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=""&gt;·&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Hanya berbahan dasar air; tidak dapat berbahan dasar minyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 27pt; text-indent: -9pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=""&gt;·&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Digunakan di bagian luar kondom&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Lubrikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 32.65pt; text-indent: -14.65pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=""&gt;·&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Dapat termasuk spermisida&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 32.65pt; text-indent: -14.65pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=""&gt;·&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Dapat berbahan dasar air dan minyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 32.65pt; text-indent: -14.65pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=""&gt;·&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Digunakan di dalam kondom&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dipakai pada saat penis ereksi.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tidak memerlukan ereksi penis.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Kondom harus dipakai pada saat penis ereksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Dapat dimasukkan sebelum berhubungan seksual, tidak tergantung ereksi penis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Harus dicabut setelah ejakulasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Tidak perlu dikeluarkan segera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Menutup hampir seluruh bagian penis dan melindungi alat kelamin perempuan bagian dalam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Menutup alat kelamin perempuan bagian dalam dan luar, dan sebagai dasar untuk penis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Kondom latex dapat robek jika tidak disimpan secara benar; kondom polyurethane tidak terpengaruh terhadap perubahan suhu atau kelembaban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Polyurethane tidak terpengaruh terhadap perubahan suhu dan kelembaban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.35pt;color:transparent;" valign="top" width="328"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Direkomendasikan sebagai produk sekali pakai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td  style="border-style: none none solid; border-color: rgb(236, 233, 216) rgb(236, 233, 216) windowtext; border-width: medium medium 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 246.4pt;color:transparent;" valign="top" width="329"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;Direkomendasikan sebagai produk sekali pakai.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Penelitian untuk penggunaan beberapa kali sedang dilakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Kondom perempuan dan kondom laki-laki tidak boleh dipakai secara bersamaan karena dapat merusak kondom.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="10" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Keuntungan dari penggunaan kondom perempuan ini adalah memiliki dua pencegahan ganda, yaitu pencegahan terhadap kehamilan tak diinginkan dan penularan penyakit menular seksual.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alternatif pencegahan menjadi lebih banyak setelah adanya kondom perempuan, sehingga perempuan bisa memilih metode yang aman dan terbaik bagi dirinya.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selain kuat dan bertahan lama, kondom perempuan memberikan kenyamanan emosi, rasa aman, kontrol dan pemberdayaan bagi perempuan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Metode ini juga berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan perempuan terhadap tubuhnya, penyakit menular seksual, dan komunikasi antara laki-laki dan perempuan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemakaian kondom perempuan juga lebih efektif dilihat dari program pencegahan dengan sasaran orang dengan perilaku risiko tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="6" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Karenanya, pengenalan kondom perempuan terhadap masyarakat (khusus pembuat kebijakan, pelaksana, dan pengguna) secara strategis perlu dilaksanakan.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana strategi tersebut harus dibuat?&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Prosesnya adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;membentuk tim nasional untuk bekerja sama dalam melakukan kegiatan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;menyusun pertemuan para pemegang kebijakan untuk membahas tentang kondom perempuan dalam agenda kesehatan masyarakat dan mendapatkan mandat untuk mengembangkan rencana strategis;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;memperkirakan kebutuhan dari pengguna, kemampuan pelayanan dan pelayanan dan metode yang saat ini tersedia;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;membuat draft dokumen strategis; gunakan dokumen tersebut untuk mendapatkan kesepakatan dari seluruh pemegang kebijakan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="4" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;melaksanakan &lt;i style=""&gt;pilot project&lt;/i&gt; dengan pengawasan dan pengevaluasian; dan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;mendapatkan umpan balik, lakukan perubahan dan perkiraan untuk mengembangkan program pada skala yang lebih besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="4" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;Perencanaan yang strategis tak terlepas dari langkah-langkah untuk memperkenalkan dan mengintegrasikan kondom perempuan ke dalam program-program kesehatan reproduksi.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Langkah-langkah ini diambil berdasarkan pengalaman dari beberapa negara yang telah melakukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;strategi pengintegrasian; bagaimana mengembangkan strategi yang terbaik untuk memasukkan kondom perempuan ke dalam kegiatan yang telah ada;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;pembiayaan program;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="3" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;memilih kelompok sasaran; tentukan sasaran yang potensial untuk promosi dan bagi mereka ke dalam sasaran potensial yang berbeda.&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penentuan kelompok sasaran ini dapat dilihat dari geografi, perilaku berisiko, analisis efektifitas biaya, faktor sosial ekonomi, dan kemudahan untuk mendapatkan pelayanan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;kumpulkan informasi dari kelompok sasaran;&lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Beberapa panduan informasi dari kelompok sasaran yang dapat digunakan untuk mendisain kegiatan adalah: persepsi mereka terhadap risiko, hubungan seksual yang dilakukan saat ini (dalam pernikahan, pekerja seks komersial (PSK), hubungan jangka panjang, berganti-ganti, dan sebagainya, negosiasi seksual, penggunaan dan persepsi terhadap kondom laki-laki, pengetahuan dan kesadaran terhadap kondom perempuan, persepsi dari pasangan terhadap produk, dan isu-isu promosi dan distribusi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;advokasi di masyarakat dan galang dukungan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="NL" &gt;kembangkan strategi distribusi untuk &lt;/span&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;mencapai kelompok sasaran;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;kembangkan strategi komunikasi dan bahan-bahan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;pelatihan; dan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;monitoring dan evaluasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="1" style=";font-size:100%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span sabprocessed="1" sabchildelements="2" style="font-family: georgia;font-family:Arial;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Pengalaman yang diperoleh adalah kondom perempuan harus selalu dilibatkan dalam kampanye pencegahan HIV dan penyakit menular seksual, pentingnya keterlibatan laki-laki atau pasangan, dan perencanaan-perencanaan dibuat sestrategis mungkin untuk menginformasikan bahwa kondom perempuan merupakan salah satu pilihan untuk pencegahan HIV pada perempuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-1481313669392743219?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://young-broker.blogspot.com' title='Info Kesehatan &quot; Kondom Perempuan &quot;'/><link rel='enclosure' type='' href='http://riza-broker.blogspot.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/1481313669392743219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan-kondom-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1481313669392743219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1481313669392743219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan-kondom-perempuan.html' title='Info Kesehatan &quot; Kondom Perempuan &quot;'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-796307014010782439</id><published>2008-05-10T16:50:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:43:47.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luwuk'/><title type='text'>Info Kesehatan " STRES DAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER "</title><content type='html'>&lt;p  style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Stres             dianggap sebagai faktor yang cukup dominan sebagai             salah satu faktor resiko PJK. Stres             sendiri memang ada yang positif dan ada juga yang negatif. Stres             yang positif berdampak baik, seperti rasa ingin maju cita-cita             adalah salah satu stres positif. Stres             negatif seperti merasa sakit hati yang sangat berlebihan,             bila tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan dampak             yang sangat merugikan dan sayangnya sangat sedikit             orang yang menyadari bahwa ia telah terkena stres             negatif. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bila tingkat stres sudah sangat tinggi dan       mencemaskan maka akan sangat membahayakan kesehatan ,apalagi bila usia sudah diatas 40 th , usia semua faktor       resiko sangat       meningkat. Menurut penelitia para ahli kesehatan klinik stres dapat memicu semburan       adrenalin dan       zat katekolamin yang tinggi yang dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh       darah       jantung serta peningkatan denyut jantung.,sehingga dapat menyebabkan       terganggunya suplai darah ke jantung.       Orang yang sering mengalami stres negatif sangat erat kaitannya dengan       type kepribadian yang bersangkutan. Orang dengan type kepribadian type A memiliki kecenderungan mudah terkena       penyakit jantung.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Digambarkan bahwa kepribadian type A             memiliki ciri yang             menonjol yaitu sangat mementingkan waktu seperti jadwal             janji dan batas waktu.             Juga sangat berkeinginan kuat untuk selalu menang pada             setiap kompetisi atau persaingan, &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;sangat             agresif&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;l&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ekas ma&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;rah&lt;/span&gt; juga &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bermusuhan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;Sifat kedua terakhirlah yang banyak memicu timbulnya penyakit jantung koroner.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UPAYA MENGHILANGKAN STRESS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bisa diawali denga cara memilah milah stres itu sendiri, kemudian       mengkajinya satu       persatu stres tersebut. Menekuni Hobi, Olahraga dan Meditasi sangat membantu untuk mengurangi stres.Mereka yang memiliki Hobi akan dapat cepat merasa puas akan hasil karyanya       dan       akhirnya membuatbya RILEKS....yach.!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-796307014010782439?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/796307014010782439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/796307014010782439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/796307014010782439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/info-kesehatan.html' title='Info Kesehatan &quot; STRES DAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER &quot;'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-2180855941210854684</id><published>2008-05-04T15:50:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:32:32.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luwuk'/><title type='text'>Balita Gizi Buruk Pulang Paksa Dari RSUD</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tiga pasien gizi buruk yang dirawat di RSUD Kabupaten Banggai pulang paksa. Pasien itu adalah anak keluarga Bahrun, warga Desa Rata Pantai, Kecamatan Toili Barat. Belum diketahui pasti penyebabnya, tetapi mereka dikabarkan pulang tanpa sepengetahuan perawat di RSUD itu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, dr Haryadi, M.Kes kepada Radar Sulteng Rabu (8/8) membenarkan tiga pasien penderita gizik buruk pulang paksa dari rumah sakit. Alasan kepulangan mereka belum diketahui. Yang pasti kata Haryadi, kondisi tiga anak Pak Bahrun sudah ada perubahan, meskipun belum normal. Sebenarnya mereka harus bersedia bertahan di rumah sakit, hingga kondisi ketiga anaknya benar-benar pulih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: georgia; text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;"Tetapi, inilah kebiasaan warga yang tidak bersedia hidup dalam pengawasan petugas kesehatan. Padahal tujuannya untuk kesehatan mereka sendiri," ungkap Haryadi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: georgia; text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Menurut Haryadi, selain menderita gizi buruk ketiga anak Pak Bahruan juga mengidap penyakit paru-paru yang juga membutuhkan perawatan intensif. Haryadi menyatakan, proses penyembuhan penderita gizi buruk yang juga mengidap penyakit paru-paru berlangsung lama. Makanya dibutuhkan kesabaran menunggu kesembuhan pasien penderita penyakit tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Untuk mengobati ketiga anak Pak Bahrun, Haryadi mengaku telah memerintahkan petugas kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Rata, Kecamatan Toili Barat. Dengan harapan, petugas kesehatan di desa itu setiap saat mengawasi dan mengobati ketiga anak tersebut. Dia telah mengintruksikan petugas kesehatan untuk memberikan makanan tambahan dan memberikan obat paru-paru kepada tiga anak tersebut. Itu dimaksudkan agar ketiga anak itu secepatnya pulih dari penyakit gizi buruk dan paru-paru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-2180855941210854684?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/2180855941210854684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/balita-gizi-buruk-pulang-paksa-dari.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2180855941210854684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2180855941210854684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/balita-gizi-buruk-pulang-paksa-dari.html' title='Balita Gizi Buruk Pulang Paksa Dari RSUD'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-909636356883412870</id><published>2008-05-04T15:48:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:33:25.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luwuk'/><title type='text'>Biaya Kesehatan DPRD Banggai Rp225 Juta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Asuransi kesehatan anggota DPRD Kabupaten Banggai dalam waktu dekat akan ditender. Tujuannya untuk menentukan asuransi yang akan menangani pelayanan kesehatan para wakil rakyat itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Hal itu diungkapkan Sekretaris DPRD Kabupaten Banggai, Syamsulridjal Poma, SPd, MM kepada Radar Sulteng kemarin (24/9). Dia menyatakan, berkaitan dengan asuransi anggota DPRD, diserahkan sepenuhnya dengan mereka (anggota DPRD,red), hanya saja proses penentuan lembaga asuransi yang akan bermitra dengan anggota DPRD harus ditentukan melalui mekanisme tender, karena anggaran asuransi kesehatan para anggota DPRD sebesar Rp225 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Syamsul-sapaan akrabnya- mengakui, masalah asuransi anggota DPRD sering mengalami kendala yang sangat rumit, dengan model pelayanan berbelit-belit. Kendala yang sering dihadapi adalah klaim anggota DPRD yang tidak langsung dibayar pihak asuransi. Buktinya, kata Syamsulridjal asuransi tahun 2006 yang dikelola oleh salah satu perusahan jasa asuransi di daerah itu dipersoalkan anggota DPRD, karena proses dan mekanisme yang disosialisasikan tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;"Saat sosialisasi, pimpinan asuransi mengatakan klaim yang diajukan langsung dibayarkan oleh pihak asuransi. Buktinya, klaim yang diajukan anggota DPRD, menunggu hingga berbulan-bulan, dan nilai pengembaliannya sangat menyakitkan," ungpap Syamsul. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Pengalaman itu, kata Ketua DPD AMPI Kabupaten Banggai itu menyebabkan anggota DPRD Banggai menolak permohonan maupun penawaran asuransi yang mengelola askes anggota DPRD tahun 2006. Syamsul mengaku belum mengetahui sejauhmana proses askes anggota DPRD itu. Yang pasti, penentuan asuransi yang menjadi mitra anggota DPRD harus melalui proses tender.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-909636356883412870?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/909636356883412870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/biaya-kesehatan-dprd-banggai-rp225-juta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/909636356883412870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/909636356883412870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/biaya-kesehatan-dprd-banggai-rp225-juta.html' title='Biaya Kesehatan DPRD Banggai Rp225 Juta'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-6067651293512401802</id><published>2008-05-04T15:46:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:34:03.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><title type='text'>Bidan Harus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Bupati Banggai, Drs Ma’mun Amir meminta kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan desa untuk bekerja secara profesional, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Hal itu disampaikan bupati sebagai bentuk respons atas banyaknya keluhan masyarakat tentang buruknya pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Bupati menyatakan, tidak ingin mendengar keluhan masyarakat tentang pelayanan kesehatan yang tidak optimal. “Saya meminta para bidan untuk bekerja lebih optimal saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Ma’mun di sela-sela acara peresmian bank darah di Puskesmas Toili, Senin (28/1) lalu. “Saya tidak ingin ada lagi keluhan masyarakat tidak ada bidan desa karena tidak tinggal di tempat tugasnya, olehnya itu bidan desa harus bekerja dengan baik," ungkapnya lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Lebih lanjut Ma’mun menegaskan, sejak tahun 2007 Pemda Banggai memfokuskan perhatian pada pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan. Wujud nyata dari itu kata Ma’mun, Pemda mengalokasikan anggaran yang besar untuk membiayai sektor dua sector tersebut. Dia berharap, dengan adanya pengangkatan tenaga bidan menjadi CPNS dalam formasi 2007 pelayanan kesehatan di Banggai menjadi baik dari tahun sebelumnya. Sekadar diketahui, bidan desa yang hadir pada kesempatan tersebut adalah yang berasal dari Puskesmas Kintom, Batui, Sinorang, Puskesmas Toili dan Puskesmas Toili Barat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-6067651293512401802?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/6067651293512401802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/bidan-harus-tingkatkan-pelayanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/6067651293512401802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/6067651293512401802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/bidan-harus-tingkatkan-pelayanan.html' title='Bidan Harus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-320872716920712231</id><published>2008-05-04T15:44:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:34:53.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><title type='text'>Puskesmas Toili II Memprihatinkan</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: georgia; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Puskesmas Kecamatan Toili II sangat memprihatinkan. Bangunannya terkesan tidak terawat, dinding puskesmas tersebut tampak ditutupi dengan cat warna putih yang sudah kusam. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bangunan itu tidak terawat. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kepala Puskesmas Toili II, dr Sulkifli Panggato, yang ditemui Radar Sulteng mengatakan, penyebab sehingga puskesmas yang melayani warga di dua belas desa itu terkesan tidak terawat adalah kekurangan dana pemeliharaan yang dialokasikan. Menurutnya banyak ide untuk mengembangkan dan memperindah puskesmas yang dipimpinnya itu. Namun, masih tetap sebatas ide, karena tidak didukung alokasi dana yang memadai. "Untuk sukses pelayanan kesehatan maka penguatan puskesmas dan jaringan di bawahnya mestinya diefektifkan," ungkap dr Kifli-sapaan akrabnya. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;Kifli menuturkan, hingga kini pihaknya belum bisa memperbaiki pagar puskesmas yang sudah rusak, karena belum ada dana yang tersedia untuk hal itu. Kifli menyarankan perlu adanya bantuan seperti dana block grant yang dikucurkan ke puskesmas tersebut. Lebih lanjut Kifli menguraikan, tiap satu tri wulan, total dana yang dia butuhkan untuk membiayai operasional, termasuk biaya perawatan kendaraan sebesar Rp28 juta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-320872716920712231?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/320872716920712231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/puskesmas-toili-ii-memprihatinkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/320872716920712231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/320872716920712231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/05/puskesmas-toili-ii-memprihatinkan.html' title='Puskesmas Toili II Memprihatinkan'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-778466433452127511</id><published>2008-04-27T13:10:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:37:06.697+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luwuk'/><title type='text'>Letak Geografis Luwuk Banggai</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SBQdHRO6I8I/AAAAAAAAABk/lKY-SpwDuek/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 87px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SBQdHRO6I8I/AAAAAAAAABk/lKY-SpwDuek/s200/untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193808280987247554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Luwuk adalah ibukota Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah yang berjarak ± 607 km dari Kota Palu yg merupakan Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah. Kota Luwuk mempunyai moto "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luwuk Berair&lt;/span&gt;" kota yang "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersih - Aman - Indah dan Rapi&lt;/span&gt;".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;     &lt;/o:p&gt;Sedikit dataran rendah yang terdapat di bibir pantai menjadi sentra kota, pemerintahan dan pemukiman penduduk. Sedangkan tak jauh di belakang kota adalah dataran tinggi / pegunungan yang hijau dan subur. Kondisi geografis ini membuat kota Luwuk tampak unik, memanjang menyusuri pantai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;    Pemandangan Kota Luwuk sangat indah baik di siang maupun malam hari. Lokasi kota yang menghadap laut, dengan pusat kota tepat di tengah teluk kecil berbentuk bulan sabit serta berlatar pegunungan memadukan keindangan yang eksotik. Di malam hari, kerlap-kerlip lampu-lampu dari bangunan pemukiman yang ada di lereng pegunungan menampilkan pemandangan yang indah dilihat dari pantai. Sebaliknya bila kita lihat dari pemukiman yang berada di lereng pegunungan maka akan mendapatkan pemandangan pantai dan laut yang tak kalah indahnya, terlebih di saat matahari terbit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Fasilitas dan Prasarana yang tersedia saat ini:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Fasilitas Bandar Udara Bubung yang dilayani oleh      Merpati dengan pesawat Fokker-100 (Lwk-Mks pp), Casa-212 (Lwk-Palu pp dan      Lwk-Mdo pp)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0in; text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Fasilitas Pelabuhan container dan penumpang yang      saat ini dilayani oleh pelayaran Mentari (Sby-Lwk), pelayaran Tanto      (Sby-Ternate-Gorontalo-Lwk), dan kapal penumpang Pelni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Fasilitas transportasi darat baik angkutan barang      dan penumpang dengan rute Lwk-Palu pp, Lwk-Mks pp dan Lwk-Mdo pp&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Fasilitas komunikasi berupa telepon seluler yang      telah dilayani oleh Telkomsel, Indosat dan Telkom Flexy&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Fasilitas Internet oleh Telkomnet Instan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Fasilitas perbankan yang dilayani oleh Bank Mandiri,      BNI, BRI, Danamon, Panin, Bank Sulteng, dan Mandiri Syariah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Referensi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;     &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Suku asli kota Luwuk yakni suku Balantak, Saluan, dan Banggai (red-sebelum banggai menjadi kabupaten sendiri). mereka dapat berinteraksi dan berbagi dengan suku pendatang seperti Gorontalo, Makassar-bugis(sul-sel), Jawa, Buton-muna-raha(sultra), Mori(poso), Kaili(palu-sekitarnya), Manado dan Tionghoa. Masyarakat asli kota Luwuk hampir hilang identitas diri, sangat memprihatinkan; jangan karena majemuknya masyarakat kota mengakibatkan pergeseran nilai-nilai budaya yang menjadi identitas diri. Oleh karena itu upaya Pemkab dan kerja keras tokoh-tokoh adat serta respon aktif masyarakat harus disinergikan untuk mempertahankan, memajukan Luwuk kota tercinta yang sudah baik ini menjadi lebih baik kedepannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Luas dan Batas Wilayah&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;     &lt;/o:p&gt;Kota Luwuk, yang terletak di pesisir Selat Pelang, merupakan ibukota Kabupaten Banggai, Propinsi Sulawesi Tengah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Total area dari kota ini adalah 101,43 km2, yang terdiri dari 9 kelurahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari total area ini, luas wilayah yang mendapat pelayanan kebersihan hanya mencapai 20,00 km2 (19,7 %).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Batas kota Luwuk adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Po, Kecamatan Luwuk;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Peleng;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Kayu Tanyo, Kecamatan Luwuk;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Lontiok, Kecamatan Luwuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Jumlah Penduduk&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;     &lt;/o:p&gt;Populasi kota Luwuk berjumlah 54.089 jiwa, dengan kepadatan kurang lebih mencapai 533 jiwa per km2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan populasi seperti tersebut, kota Luwuk dikatagorikan sebagai kota kecil (20.001-100.000 jiwa).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sarana dan Prasarana&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ruang Terbuka Hijau&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Jumlah taman kota&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;: 6 taman kota&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Luas keseluruhan taman kota&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: 2 Ha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Jumlah hutan kota&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                   &lt;/span&gt;: 1 hutan kota&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Luas keseluruhan hutan kota&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;: 0,5 Ha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Jumlah Jalur Hijau Pengaman (JHP)&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;: 37 JHP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Luas keseluruhan JHP&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;: 18 Ha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Jalan yang terdiri dari Arteri/utama, Kolektor/penghubung dan Lokal/lingkungan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Arteri/Utama&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;5,54 Km&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Kolektor/Penghubung&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;: 32,60 Km&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Lokal/Lingkungan&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;: 45,00 Km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-778466433452127511?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/778466433452127511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/04/letak-geografis-luwuk-banggai.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/778466433452127511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/778466433452127511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/04/letak-geografis-luwuk-banggai.html' title='Letak Geografis Luwuk Banggai'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SBQdHRO6I8I/AAAAAAAAABk/lKY-SpwDuek/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-2038550452659183328</id><published>2008-04-26T14:02:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T17:38:47.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='untika luwuk'/><title type='text'>VISI, MISI, dan TUJUAN FKM UNTIKA LUWUK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VISI :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menjadikan Fakultas Kesehatan Masyarakat yang unggul dan berkualitas dalam membentuk tenaga kesehatan profesional di Kawasan Timur Sulawesi tahun 2001&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MISI :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meningkatkan kualitas penyelengaraan pendidikan dan pengajaran dibidang Kesehatan Masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meningkatkan kualitas Penyelenggaraan Pengabdian kepada Masyarakatt dibidang Ilmu kesehatan Masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meningkatkan kualitas sarana dan Prasarana Fakultas Kesehatan Masyarakat yang sesuai dengan Perkembangan Tekhnologi dan Informasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUJUAN :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menghasilkan sarjana yang Profesional dibidang Kesehatan Masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menghasilkan sarjana Kesehatan Masyarakat yang Profesional dalam penyelenggaraan dan Pembangunan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menghasilkan sarjana Kesehatan Masyarakat yang Profesional dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dibidang Kesehatan Masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-2038550452659183328?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/2038550452659183328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/04/visi-misi-dan-tujuan-fkm-untika-luwuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2038550452659183328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/2038550452659183328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/04/visi-misi-dan-tujuan-fkm-untika-luwuk.html' title='VISI, MISI, dan TUJUAN FKM UNTIKA LUWUK'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7890622076346522889.post-1037251037065780120</id><published>2008-04-18T19:15:00.002+07:00</published><updated>2008-07-12T22:07:55.994+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='untika luwuk'/><title type='text'>Fakultas Kesehatan Masyarakat UNTIKA LUWUK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fakultas Kesehatan Masyarakat&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt;) Untika Luwuk adalah salah satu fakultas yang paling populer di Luwuk Banggai, dibuka pada tanggal 2 Maret 2005. Letaknya terpisah dengan fakultas lain, tidak seperti fakultas-fakultas lain yang kebanyakan bergabung dalam satu kampus. saya sendiri adalah salah satu mahasiswa semester 4 &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;FKM Untika&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bangga kuliah di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; ini, walaupun pada awalnya saya masih ragu dengan kabar yang beredar bahwa Fakultas kesehatan Masyarakat belum terakreditasi, karena dalam pikiran saya jika nanti saya selesai kuliah di FKM lalu saya akan melamar pekerjaan pasti saya tidak akan diterima. namun pemikiran saya salah, ternyata setelah saya tanyakan pada pihak kampus, akreditasi kampus sedang diproses. Dan juga pada tanggal 15 April 2008 Tim Assesor dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN_PT) melakukan visitasi di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; Untika adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; yang terakhir diberikan izin dan rekomendasi oleh pemerintah di Indonesia. karena setelah itu tidak ada lagi kebijakan untuk itu. Menurut Dekan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; Untika, Dr. Syamsir, untuk memperoleh izin dan rekomendasi banyak syarat yang harus dipenuhi. Mulai dari kesiapan SDM hingga pendanaan. Katanya, FKM ini bisa diberi izin dan rekomendasi dengan beberapa tenaga dosen yang berkapasitas pendidikan doktor, dan harus memiliki saving dana Rp. 3,2 M waktu itu. Dana itu haru disimpan sebagai modal melaksanakan pendidikan dan pengajaran selama beberapa semester, sehingga pemerintah pusat tidak khawatir bila FKM ini akan ditutup kembali.Dalam memperjuangkan pembukaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt;, dr. Syamsir beserta para staf &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; membentuk TIM untuk mencari dosen dengan jenjang pendidikan doktor di Makassar, Sulawesi Selatan. Para Tim meminta beberapa dosen di sana, untuk menjadi dosen di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; saat itu. sedangkan untuk urusan dana, lanjut dr. Syamsir. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FKM&lt;/span&gt; saat itu ditopang penuh oleh Pemerintah Daerah. Dengan keberadaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UNTIKA&lt;/span&gt; yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tompotika milik Pemerintah Daerah, maka lewat kebijakan bapak Bupati Sudarto waktu itu, PEMDA memberikan Dana untuk saving dan syarat memperoleh izin penyelenggaraan dan rekomendasi. Setelah melalui banyak perjalanan panjang, rekomendasi dari PPSDM Depkes akhirnya keluar. dan pada 2 Maret 2005 disusul oleh izin penyelenggara dari Dikti. Maka sejak saat itu, FKM kemudian dibuka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7890622076346522889-1037251037065780120?l=fkm-untika-luwuk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/feeds/1037251037065780120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/04/history-of-fkm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1037251037065780120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7890622076346522889/posts/default/1037251037065780120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fkm-untika-luwuk.blogspot.com/2008/04/history-of-fkm.html' title='Fakultas Kesehatan Masyarakat UNTIKA LUWUK'/><author><name>yunita puspitasari uda'a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17678369413557424420</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_A90Ln3XI_4Q/SLzdc5D7BHI/AAAAAAAAAD8/_0vtd9FJpD0/S220/UNTIKA+FKM.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
